TBM aiueo KOMUNITAS NGEJAH MEMPERINGATI HARI IBU

Sampingan Posted on Updated on

Sejak pukul 09.00, kami semua sudah berkumpul untuk mempersiapkan kegiatan yang dijadwalkan dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB. Persiapan alakadarnya diantaranya yaitu melakukan seleksi terhadap hasil karya tulis anggota Komunitas Ngejah. Karya tersebut merupakan hasil perlombaan karya tulis dengan tema ibu dalam bentuk puisi, cerpen dan artikel. Hasil karya yang lolos seleksi kemudian dipajang dan dikreasi dalam pohon jemuran karya. Selain itu persiapan dilakukan untuk menyambut kedatangan Ketua dan Sekretaris F-TBM Provinsi Jawa Barat yaitu Bunda Heni Rohaeni, M.Pd dan Bunda Santi Susilawati. Sekitar pukul 11.00 WIB pengurus F-TBM Provinsi Jawa Barat sudah tiba di lokasi. Sebelum kegiatan digelar, kami sempat diskusi ringan bersama Bunda Heni dan Bunda Santi di ruang sekretariat TBM aiueo Komunitas Ngejah, hal ini terkait program kerja dan keberlangsungan organisasi Komunitas Ngejah.

Minggu, 23 Desember 2012 beberapa orang pelajar dari perwakilan beberapa sekolah yang berada di wilayah Garut bagian selatan dan Tasikmalaya bagian selatan, santri, pemuda/pemudi, dan masyarakat sekitar, berkumpul di sekeretariat TBM aiueo Komunitas Ngejah yang berlokasi di Kampung Sukawangi Kecamatan Singajaya Kabupaten Garut. Kedatangan kami tiada lain yaitu untuk memperingati hari ibu. Sebetulnya, seremoni peringatan hari ibu di Indonesia jatuh pada tanggal 22 Desember, namun disebabkan beberapa alasan TBM aiueo baru menggelarnya pada tanggal 23 Desember.Seperti jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, pada pukul 13.00 WIB acara dimulai. Bertindak sebagai pembawa acara dalam kegiatan ini yaitu Neng Rifa seorang siswi M.Ts Al-Baits Peundeuy. Setelah acara dibuka dengan bacaan Basmallah bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi bejudul Sajak untuk Ibu oleh Sifa Rahmawati siswi MI Riadul Huda Sukawangi.

Laila Robiatul Adawiyah siswi SMAN 20 Garut selaku ketua penyelenggara dalam sambutannya mengucapkan banyak terimaksih kepada seluruh rekan-rekan yang bisa hadir dan juga kepada pengurus F-TBM JABAR yang rela menempuh perjalanan jauh dari Bandung ke Singajaya demi berbagi dengan kawan-kawan TBM aiueo Komunitas Ngejah. Selanjutnya Laila menyampaikan harapannya bahwa dengan kegaiatan tersebut semoga apresiasi kawan-kawan anggota Komunitas Ngejah akan terhadap perjuangan seorang ibu akan lebih meningkat. Menurutnya hal itu bida dilakukan dengan cara beajar dengan gigih dan mencoba mempersembahkan karya terbaik kepada ibu. Hal senada disampaikan oleh Ketua Komunitas Ngejah Kang Nero Taopik Abdillah. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, bahwa dunia ini tidak mungkin ada seorang anak pun yang mampu membalas jasa ibunya. Sebagai anak, kemungkinan terbesar hanya bisa mencoba menunjukan sebuah karya yang dapat membanggakan ibu serta menaga kehormatan ibu dengan cara berprilaku yang sarat dengan nilai-nilai karakter.

Sebelum diskusi gelar Bunda Heni melontarkan sebuah pernyaataan, menurutnya untuk seukuran anak-anak dan remaja yang berdomisili di kampung kemauan kami untuk berkomunitas dengan berbagai kekurangan dan keterbatasan fasilitas itu merupakan sesuatu yang sangat WOW. Hal ini tentunya, membuat kami malu, bangga dan harus membuktikan bahwa kami merupakan anak-anak dan remaja yang terus mau belajar. Selanjutnya, pada acara sharing bersama, Bunda Heni Rohaeni menegaskan bahwa dengan diadakannya hari ibu, kesempatan kaum wanita dalam menempuh kesamaan gender antara wanita dan laki-laki semakin luas. Pada acara sharing tersebut antusias peserta terlihat dalam berbagai lontaran pertanyaan dan pernyataan. Salah satu pertanyaan tercetus dari Yoga Yogaswara siswa M.Ts Riyadlul Huda Sinagajaya, dalam hal ini ia menanyakan peran dan fungsi TBM. Menanggapi pertanyaan tersebut Bunda Heni dan Bunda Santi menjelaskan secara detail dimulai sejarah, kedudukan dan peran fungsinya. Menurutnya TBM mulai dirintis sejak tahun 1992-1993, sedangkan F-TBM JABAR mulai dirintis sejak tahun 2006. Periode pertama F-TBM Jabar tahun 2006-2010 di ketuai oleh Pak Agus Munawar,S.Ag. Kemudian  untuk periode kedua tahun 2011-2015 diketuai oleh Bunda Heni Rohaeni, M.MPd. Lebih lanjut Bunda Heni menjelaskan bahwa program seperti ini sudah dimulai dengan adanya Taman Pustaka Rakyat (TPR) pada tahun 1950-an, sementara TBM sendiri adalah Taman Bacaan Masyarakat (identik dengan perpustakaan) hanya yang memilikinya masyarakat bukan instansi atau pemerintah Maksud didirikannya TBM adalah untuk memupuk minat baca, memfasilitasi kepentingan bacaan untuk masyarakat dll. Sedangkan maksud didirikannya F-TBM adalah untuk memfasilitasi TBM-TBM untuk maju bersama, berbagi informasi dan saling mendukung dalam kemajuan TBM masing-masing. Sementara itu, tujuan utama TBM adalah meningkatkan minat dan budaya masyarakat, meningkatkan jumlah aksarawan baru dan menjaga orang yang telah melek aksara agar tidak buta aksara kembali. Sedangkan, kedudukan TBM sendiri ada yang berdiri di bawah PKBM dan ada yang berdiri sendiri seperti TBM aiueo KOMUNITAS NGEJAH. Dalam kesempatan ini pengurus F-TBM jabar menghimbau kepada seluruh masyarakat baik pelajar, santri, pemuda/pemudi, dan masyarakat lainnya agar menggelorakan semangat membaca. Selain itu Bunda Santi Susilawati menambahkan bahwa TBM aiueo harus terus berkegiatan guna membantu masyarakat agar lebih terpacu dalam kegiatan literasi. Selain itu, beliau juga menegaskan kepada masyarakat dalam momentum hari ibu ini jadikanlah sebagai momen untuk intropeksi diri sudah sejauh mana kita berterimakasih kepada sosok ibu. Pada akhir sharing kedua pengurus F-TBM mendoakan agar Komunitas Ngejah menjadi sebuah organisasi atau komunitas yang bermanfaat bagi masyarakat dan makin maju serta berkembang pesat guna kemaslahatan semua.

Sebelum acara berakhir, Kang Ruli, Kang Roni, Kang Heri Sinagabonar dan Dodi Pengembaran sebagai kuncen Komunitas Ngejah mengajak kami semua menyanyikan Mars Komunitas Ngejah.  Pada sesi ini, Vita Sizu, Ai Erviani, Hatami, Sopi, mondi, Santi, Mang Aas dan kawan-kawan yang lain tampak begitu semangat. Acara berakhir sekitar pukul 15.30 dengan ditandai kegiatan doa bersama dan sesi poto bareng***

Penulis:

Risma Mutmainah siswi SMPN 1 Singajaya dan saat ini bergiat di TBM aiueo Komunitas Ngejah.




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s