Demokrasi dan Jual Beli di Halaman Kantor Desa Sukawangi

Posted on Updated on

???????????????????????????????Sejak pukul 06.00 WIB, kerumunan orang sudah nampak memenuhi jalan menuju halaman kantor Desa Sukawangi. Bukan tanpa alasan mereka berkumpul di sana, melainkan untuk mengikuti pesta demokrasi. Ya, hari ini, Kamis, 22 Juni 2013, sebagian besar masyarakat Desa Sukawangi menyalurkan suaranya untuk memilih kepala desa, setelah Dudu Durahman kepala desa sebelumnya dinyatakan habis masa jabatannya untuk dua periode kepemimpinannya.

Lima bilik suara yang dijaga oleh masing-masing satu orang petugas Linmas, dua buah kotak suara serta sebuah panggung tempat duduk lima orang calon kepala desa menjadi pusat perhatian beribu-ribu pasang mata. Acara seremoni pembukaan, yang dihadiri kepala desa demisioner, Camat Singajaya yaitu Drs. Enjang Juanda, serta aparatur pemerintahan baik tingkat kecamatan atau pun desa ditutup oleh pembacaan doa yang dipimpin oleh Asep Ahmad Yusuf, S.Th.I. salah seorang ustadz muda sekaligus anggota BPD Desa Sukawangi. Selanjutnya, Maman, S.Pd. selaku ketua panitia sebelas atau panitia pilkades, mulai memberikan pengarahan secara langsung tentang tata cara pemilihan. ???????????????????????????????Setelah semua perlengkapan dinyatakan siap, sekitar pukul 09.30 WIB, satu demi satu warga masyarakat yang mempunyai hak suara, mulai menyalurkan suaranya.

???????????????????????????????

Di luar area pemilihan, sepanjang jalan menuju kantor Desa Sukawangi, keriuhan tampak jelas terlihat. Sambil menunggu antrian, sebagian besar warga masyarakat terlibat transaksi jual beli, dalam hal ini tentunya bukan jual beli suara, namun jual beli barang dagangan, baik berupa pakaian, perabotan, mainan, makanan, dan barang lainnya. Memang, sebagaimana dituturkan oleh Ana seorang pedagang balon, ajang PILKADES menjadi surga tersendiri bagi para pedagang. Para pedagang, baik yang berasal dari Desa Sukawangi maupun luar Desa Sukawangi, sudah nampak sibuk mempersiapkan jongko dan barang dagangannya dua hari sebelum pelaksaanaannya. “Pami usum pemilihan kepala desa, tukang icalanmah Alhamdulillah rada mucekil” begitu imbuh ana, sambil memperlihatkan senyum bahagia.

???????????????????????????????Seiring waktu, antrian sudah terlihat memendek. Tepat pukul 14.30 WIB, proses pencoblosan atau pemilihan Kepala Desa Sukawangi resmi ditutup. Tidak lama berselang, setelah istriahat selama 15 menit, perhitungan suara dinyatakan akan dimulai. Ketegangan mulai tampak pada wajah pendukung, dan juga calon kepala desa yang terdiri dari, Edi, Hadiyansah, Sutisna, Chasman dan Asep. Sesuai peraturan yang telah ditetapkan, sebelum perhitungan dimuali calon kepala desa dipersilahkan pulang ke rumah masing-masing. Sedangkan yang menyaksikan perhitungan diwakili oleh dua orang saksi dari masing-masing calon. Perhitungan kotak suara yang pertama dimulai. Secara bergantian pada awal perhitungan masing-masing calon mendapat suara yang hampir berbanding. Namun perlahan tapi pasti, calon nomor empat diikuti oleh nomor dua, mulai meninggalkan perolehan suara calon lainnya.

???????????????????????????????Kejar-kejaran suara terlihat jelas pada posisi satu baris hingga dua baris perhitungan suara pada papan tulis. Calon nomor empat memimpin perolehan suara yang diikuti oleh nomor dua, nomor lima, nomor satu dan nomor tiga, secara berurutan. Yang paling menegangkan adalah adanya dua kali perolehan suara yang seimbang antara nomor empat dan nomor dua. Susul menyusul antara keduanya kembali terjadi hingga perhitungan dilanjutkan pada kotak yang kedua. Hal ini membuat saksi, para pendukung dan seluruh hadirin terlihat tegang. Diantara ketegangan tersebut, salah seorang waga masyarakat berbisik pelan pada temannya “wah jigana lamun aya nu saruamah, pemenangna bakal ditangtukeun ku suten, heheheh….” Sepertinya orang tersebut mencoba berkelakar untuk memecah ketegangan yang menumpuk di dadanya. Menjelang akhir perhitungan, perolehan suara nomor dua mulai menyodok dan memimpin perhitungan hingga seluruh kartu suara habis. Sesuai hasil ???????????????????????????????rekapitulasi, dari jumlah suara 4446 secara keseluruhan tercatat 1427 suara tidak menggunakan hak pilihnya dan 3019 menggunakan haknya untuk memilih kepala desa yang akan datang. Adapun perolehan suara untuk masing-masing calon adalah sebagai berikut, nomor urut 1 (satu) mendapatkan suara sebanyak 425, nomor urut 2 (dua) 973, nomor urut 3 (tiga) 108, nomor urut 4 (empat) 920, dan nomor urut 5 (lima) 542, dan suara tidak sah tercatat sebayak 51 suara.

Dengan demikian, maka nomor urut 2 (dua) atas nama Hadiyansah atau yang sering disapa Iyus, mendapat amanah untuk memimpin pemerintahan Kepala Desa Sukawangi selama enam tahun ke depan. Setumpuk tugas tentu sudah menantinya. Selamat bekerja! ***NTA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s