Dikusi Tahunan IPPS demi Kampung Halaman

Posted on Updated on

“Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncang dunia”

Tidak salah jika Presiden Indonesia pertama sekaligus Bapak Proklamator Bangsa berujar demikian. Kehadiran pemuda sebagai sebuah golongan dengan usia yang masih produktif baik dari kekuatan berpikir atau pun kekuatan bergerak (tenaga) memiliki potensi yang sangat besar untuk berbuat sesuatu demi mengharumkan nama bangsa. Namun jika pemuda tidak mempunyai arah pemikiran yang positif maka kekuatan bergerak (tenaga) yang mereka miliki tentunya akan menjadi biangkeladi berbagai permasalahan bangsa.

DSC02728

Kondisi di atas sangat disadarai sepenuhnya oleh pemuda-pemudi yang berada di Kampung Sukawangi Desa Sukawangi Kecamatan Singajaya Kabupaten Garut, oleh sebab itu untuk menyalurkan berbagai potensi pemuda yang ada di Kampung Sukawangi, kurang lebih sepuluh tahun ke belakang dibentuklah sebuah organisasi pemuda berskala kampung yang diberi nama IPPS (Ikatan Pemuda Pemudi Sukaawangi). Seiring waktu, keberadaan IPPS sering kali naik turun dari sisi pencapaian kuantitas dan kualitas kegiatan. Oleh sebab itu, setiap satu tahun sekali seluruh anggota IPPS  mencoba mengevaluasi seluruh rangkaian kegiatan yang terealisasi atau pun tidak terealisasi.

DSC02727

Seperti pada malam Jum’at (9/8/2013) bertempat di Saung Komunitas Ngejah, sebagian besar angota Ikatan Pemuda Pemudi Sukawangi (IPPS) hadir dalam Diskusi Tahunan IPPS dengan tajuk “Silaturahmi Demi Mencapai Sinergitas untuk Kampung Halaman”. Acara diskusi dipandu oleh Nero Taopik Abdillah selaku salah seorang pentolan IPPS sekaligus ketua Komunitas Ngejah. Sebelum sesi diskusi dimulai, dalam hal ini Abdul Rojak selaku ketua IPPS memberikan sambutan serta permohonan maaf atas kepemimpinannya yang sudah menginjak tahun ke dua.

DSC02736

Diskusi cukup berisi dan menarik, hampir semua anggota mencoba mengekplorasi pemikirannya. Di tengah-tengah diskusi, Totoh salah seorang pemuda asal Sukawangi, yang saat ini sudah menjadi pengusaha di Cianjur menyampaikan kebanggaannya terhadap gerakan IPPS selama ini. “Saya merasa bangga terhadap kegiatan-kegiatan IPPS selama ini, namun karena terbentur jarak kemungkinan besar saya tidak akan selamanya bisa mengikuti kegiatan secara langsung, namun jika kawan-kawan berkenan tolong beritahu saya, agar saya dapat membantu, baik dari sisi pemikiran dan Insya Alloh dari sisi financial” begitu tutur Totoh yang memang selama ini kerap menjadi donatur langganan IPPS. Hal senada disampaikan oleh Maman, S.Pd mantan ketua IPPS periode pertama, beliau menyatakan dukungannya demi kamajuan kampung halaman.


DSC02731

Pada perkembangnnya, secara umum diskusi berjalan dengan baik dan konstruktif.  Semangat dan antusiasisme peserta diskusi terlihat jelas.   Harapan  ini nantinya dapat menjadi suatu model pengembangan di kampung-kampung lainnya yang berada di Desa Sukawangi.  Kalau kaderisasi pemuda di daerah dapat berlangsung dengan baik dan terarah, maka peran pemuda untuk membangun bangsa pada masa mendatang akan makin baik.  Mari kita bersama-sama belajar untuk menjadi pemuda yang  bertanggung jawab  dalam membangun kampung halaman dan bangsa yang lebih baik! Bravo IPPS.***

Penulis:

Ruli Lesmana, Sekertaris Jendral Komunitas Ngejah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s