Komunitas Ngejah menimba ilmu di In-Docs

Posted on Updated on

indocsSetelah mengikuti beberapa pelatihan di Jawa Barat, kini Komunitas Ngejah mendapatkan undangan special Workshop film documenter Dig-Doc yang diselenggarakan atas kerjasama In-Docs (Indonesia Documentari), Ford Fondation, dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Komunitas Ngejah sendiri merupakan Komunitas yang dihuni oleh para pemuda dan pelajar yang bergiat untuk mengkampanyekan pentingnya dunia literasi. Tidak hanya itu, mengangkat kembali kesenian dan kebudayaan daerah yang sudah hilang karena tergerus arus moderenisasi menjadi salah satu bagian pokok dalam kegiatannya. “Dengan mengikuti Workshop Dig-Doc ini semoga jadi momentum untuk menimba ilmu seputar pembuatan film, khususnya bagi saya, dan umumnya bagi teman-teman di Komunitas nanti” tutur Ruli. Ruli Lesmana merupakan salah satu pegiat di Komunitas Ngejah yang diberikan mandat untuk mewakili Komunitas Ngejah dalam kegiatan tersebut. Terpilihnya Komunitas Ngejah, sebagai salah satu peserta dari 20 peserta lainnya dalam kegiatan tersebut setelah melewati beberapa tahap penyeleksian. Ke-20 peserta tersebut merupakan perwakilan daerah dari komunitas-komunitas di seluruh Indonesia. Workshop Dig-Doc diselenggarakan di Vihara Watu Gong, Semarang, Jawa tengah, dari mulai tanggal 27 November sampai dengan 1 Desember dengan menghadirkan pemateri-pemateri kawakan dalam dunia perfilman, khususnya dalam dunia film documenter. Anisa Haspari selaku direktur program In-Docs yang telah lama bergiat dalam dunia film documenter, merupakan salah satu pemateri Dig-Doc. Salah satu filmnya dengan judul fight Like Ahok, telah mendapatkan apresiasi dengan menyabet penghargaan film documenter terbaik Indonesia untuk kategori cerita pendek. Anisa Haspari menuturkan bahwa literasi dapat diartikan sebagai kemampuan dan memperkaya cara membaca dan menganalisis film. Melalui film literasi akan mengasah kemampuan masyarakat untuk mengkritisi diri sendiri, maupun karya orang lain.

IMG_9188Adapun pelaksanaan Workshop Dig-Doc adalah bukti keseriusan In-Docs dalam rangka memajukan perkembangan film documenter Indonesia dan membangun penonton documenter Indonesia. Dalam ringkasan materi yang diterima oleh para peserta workshop, di sana dijelaskan bahwa dalam setiap kegiatannya, In-Docs menyadari bahwa kreativitas pembuatan film documenter, salah satunya terletak pada kerja keras komunitas-komunitas film yang ada. Oleh sebab itu maka ruang-ruang berbagi melalui pelatihan atau pun kegiatan sejenisnya untuk komunitas-komunitas film menjadi sangat penting.

DSC08225

IMG_9051Melalui percakapan santai, Minggu malam, 8 Desember 2013 di Saung Komunits Ngejah, Ruli mengungkapkan bahwa banyak hal yang ia dapatkan dari kegiatan Workshop Dig-Docs tersebut. Dengan begitu semangat, ia menceritakan pengalamannya sebagai oleh-oleh dari Semarang. Setelah mendapatkan ilmu dalam Worskop Dig-Doc tersebut, Ruli berharap bisa lebih mengembangkan kemampuannya secara pribadi dan juga JPEGS(Jurnalis Pelajar Garut Selatan) yang merupakan binaaan dari Komunitas Ngejah. 

 

Penulis:

Budi Iskandar (Bergiat di Komunitas Ngejah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s