Sebelum Sunset Tenggelam Di Tenggorokan

Posted on

telah tumbuh bunga-bunga berkepala putik
mengembangkan senyum di pasar kelamin.
benang sari ngorok di tong sampah,
lantaran fatamorgana menjelma arah mata angin
di televisi, di majalah, dan di jalan-jalan.
kami yang menyaksikan penuh gelisah
sama-sama dimurkai Tuan tanah.

kali ini aku ingin bersuci
dengan nanah dan darah, dari mayat-mayat
yang telah menjelma sebagai keran air zamzam,
sebelum sunset tenggelam di tenggorokan.

Singajaya, 2010

Deri Hudaya Kelahiran Singajaya, 3 september 1989. Sejak 2008 tercatat sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Sunda. UPI Bandung

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s