KABAR SAFARI GERAKAN KAMPUNG MEMBACA #28 PART II (CINANGSI)

Posted on Updated on

Sambutan Hangat dari Masyarakat Cinangsi
Sambutan Hangat dari Masyarakat Cinangsi

Derasnya hujan dan terjalnya jalan bukan merupakan halangan yang membuat TIM Safari Gerakan Kampung Membaca Komunitas Ngejah patah semangat. Sepagi itu hari Sabtu tanggal 27/12/2014 tepat pukul 10.00 wib, TIM safari GKM langsung tancap gas untuk bergegas dari Kampung Sukawangi (Nyalindung) Peundeuy menuju lokasi ke dua sasaran Safari GKM dan Pembangunan Pojok Baca Komunitas Ngejah. Adalah Kampung Cinangsi RT 02 RW 02 Desa Toblong Kecamatan Peundeuy (Tapal Batas dengan Kecamatan Cibalong) lokasi ke dua Safari GKM dan Pembangunan Pojok Baca Komunitas Ngejah. Rasa lelah dan capek seolah tidak di kenal sambil terus mengusung semangat literasi mengkampanyekan budaya baca tulis kepada masyarakat dengan slogan yang menempel di dada “Sebuah ikhtiar menghidupkan detak jantung kampung halaman, melalui gerakan literasi”.

Nonton Bareng Film Sang Pemberani
Nonton Bareng Film Sang Pemberani

Sesampainya di lokasi ke dua, TIM Safari GKM dan Pembangunan Pojok Baca Komunitas Ngejah langsung disambut dengan semagat antusiasme warga dan anak-anak. Sambutan resmi dari para sesepuh dan warga masyarakat yang secara langsung dibuka oleh sesepuh Kampung Cinagsi sekaligus pimpinan pesantren setempat yaitu Ust. Syarif Hidayatulloh. Dalam pembukaan sekaligus sambutannya Syarif Hidayatulloh menyampaikan kegembiraannya sekaligus menyampaikan rasa ingin tahu tentang kegiatan yang dilakukan oleh TIM Safari GKM dan Pembangunan Pojok Baca tersebut. “ Kami warga Kampung Cinangsi mengucapkan selamat datang dan ingin tahu maksud dan tujuan TIM datangnya ke Kampung Cinangsi ini. Dan tentunya kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena membangun anak-anak untuk tidak ketinggalan dalam bidang pendidikan terutama bidang pelajaran dan kami berharap kegiatan sperti ini beranjut kedepannya”, ungkap Syarif Hidayatulloh yang kemudian di iyakan oleh pengurus lain seperti Aj. E. Kuswara dan Aj. Anang.

Motivas Membaca Oleh Kang Iwan Ridwan (Koordinator Gerakan Kampung Membaca)
Motivas Membaca Oleh Kang Iwan Ridwan (Koordinator Gerakan Kampung Membaca)
Peserta Safari GKM asik membaca buku bersama
Peserta Safari GKM asik membaca buku bersama

Setelahnya sambutan dari sesepuh Kampung Cinangsi langsung dilanjutkan sambutan oleh perwakilan dari TIM Safari GKM yang kali ini di wakili oleh Roni Nuroni. Dalam sambutannya Roni Nuroni menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan TIM ke Kampung Cinangsi seta rasa bangga dan ucapan terimakasih atas sambutannya yang hangat dari warga masyrakat Kampung Cinanngsi. “ Kami TIM dari Komunitas Ngejah yang berlokasi di kampung Sukawangi Singajaya. Adapun maksud dan tujuan kami yang paling utama adalah silaturahmi dan mengucapkan terimaksih yang tak terhingga atas sambutan yang sangat hangat kami terima. Yang selanjutnya kami ingin berbagi dalam mengisi liburan dengan kegiatan seperti ini yang kami namakan Safarai Gerakan Kampung Membaca dan Pembangunan Pojok Baca Komunitas Ngejah. Kegiatan ini kami laksanakan dalam upaya mengkampanyekan budaya baca tulis kepada masyarakat”, itulah inti yang disampaikan oleh Roni Nuroni yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buku, rak buku dan kelengkapan administrasinya.

Mendongeng ala Kang Saeful Millah
Mendongeng ala Kang Saeful Millah
Peserta Safari GKM asik membaca buku bersama
Peserta Safari GKM asik membaca buku bersama

Acara sambutanpun selesai dan langsung di isi dengan acara inti Gerakan Kampung Membaca. Roni Nuroni memulai acara dengan menyapa dan mengajak membanyol kepada peserta untuk membuyarkan ketegangan di acara penyambutan tadi. Kemudian dilanjutkan dengan nonton film bersama yang di mentori Ruli Lesmana. Selesai nonton film baersama langsung dilanjutkan denga motivasi membaca oleh Iwan Ridwan selaku koordinator Gerakan Kampung Membaca yang kemudian dilanjutkan mendongeng ala Saeful Millah. Dongeng yang diambilpun merupakan sebuah motivasi dengan mengambil cerita kisah nyata dari seorang Ibnu Hajar Al Atskolani tentang santri bodoh. Dalam dongeng tersebut dikisahkan ada seorang santri bodoh yang berubah menjadi santri paling cerdas setelah melihan tetesan air yag terus jatuh menetesi batu yang kemudian karena seringnya tetesan air itu batupun menjai berlubang dalam istilah sunda pepatah mengatakan Cikaracak Ninggang Batu, laun-laun jadi legok.

Ibu-ibu juga asik ikut mebaca
Ibu-ibu juga asik ikut mebaca
Foto Bersama TIM Safari GKM dengan Peserta dan Masyarakat Cinangsi
Foto Bersama TIM Safari GKM dengan Peserta dan Masyarakat Cinangsi

Sampailah pada acara inti yaitu Gerakan Membaca Bersama yang langsung dimentori oleh Dede Rofi, Novi Prayogi dan Muhammad Irfan M. Iskandar. Selama setengah jam para peserta asik mebaca buku yang masing-masing berbeda dan yang lebih hebat kegiatan Membaca bersama di ikuti juga oleh ibu-ibu. Waktupun tidak terasa sudah menunjukan pukul 15.30 dan berkumandangnya adzan ashar sehingga acarapun harus diakhiri. Roni Nuroni langsung mengakhiri kegiatan tersebut dengan game yang langsung diberikan sebuah reword kepada peserta. Acarapun berakhir dengan ritual wajib yaitu foto bersama TIM Safari GKM dengan peserta dan warga masyarakat di halaman tempat kegiatan tadi berlangsung serta berpamitan dan musopahah dengan warga Kampung Cinangsi. ***(Komunitas Ngejah/RN)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s