CATATAN RINI DI FFT #3 ‘’RANCAGE’’ Banyak Ilmu Banyak Cerita

Posted on Updated on

relawan komunitas Ngejah Foto bersama di FFT #3 Rancage
relawan komunitas Ngejah Foto bersama di FFT #3 Rancage

Sabtu (13/12/14) kami kawan-kawan Komunitas Ngejah menghadiri Gelaran Festival Film Tasikmalaya di Pendopo (Alun-alun) kota Tasikmalaya. Kami yang terdiri dari 12 orang memulai pemberangkatan sekitar pukul 19.00 WIB dengan menggunakan kendaraan roda dua. Banyak kendala yang kami alami yang tadinya kami perkirakan sekitar pukul 21.00 WIB telah sampai di tempat tujuan, tapi karena cuacanya hujan, terpaksa kami menunggu sampai hujannya reda. Setelah reda, kamipun melanjutkan perjalanan. Meskipun perjalanan kami mengalami banyak kendala, tapi itu tidak menyurutkan semangat kami untuk bisa menyaksikan acara FFT#3. Sekitar pukul 22.36 kami telah sampai. Kami memutuskan mencari tempat untuk beristirahat, SD IT AL-MUKROM menjadi tempat peristirahatan kami. Kami pun segera beristirahat menyiapkan energi dan semangat untuk menghadiri Gelaran Festival Film Tasikmalaya #3 esok hari.

Penampilan Musikalisai Komunitas Ngejah di FFT #3 Rancage
Penampilan Musikalisai Komunitas Ngejah di FFT #3 Rancage

Minggu (14/12/14) sekitar pukul 12.30 kami kawan-kawan Komunitas Ngejah berangkat ke Pendopo (Alun-alun) kota Tasikmalaya, dimana tempat Gelaran Festival Film Tasikmalaya #3 berlangsung. Kami pun sampai dan segera masuk. Acara dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. FFT#3 yang di selenggarakan oleh KOFITA (Komunitas Film Tasikmalaya) berlangsung meriah. Kawan-kawan Komunitas Ngejah berkesempatan menampilkan sebuah musikalisasi puisi karya kang Acep Zamzam Noor yang berjudul Elegi. Selanjutnya penampilan dari Komunitas SAI.

Sesi selanjutnya yaitu pembahasan dari kang Iwok Afgary tentang menulis. Tips menulis itu ada 3. Yaitu menulis, menulis dan menulis. Triknya didalam menulis harus di barengi dengan membaca. Tapi  dalam hal menulis kita harus tetap menulis dan menulis. Tidak segampang itu tulisan kita akan langsung bagus dan di terima oleh masyarakat. Berlatih terus tanpa henti supaya tulisan kita semakin bagus. “ Sejak kecil saya memang suka menulis. Yang lain bermain di luar, saya menulis. Saya menghabiskan masa kecil saya dengan menulis. Tapi sayangnya pada saat saya butuh dorongan, orang tua saya tidak mendukung saya. Ayah saya ABRI yang senang anaknya berkecimbung di dunia keras. Kakak dan adik saya suka olahraga, saya lebih suka menulis karena saya tidak memiliki bakat dalam bidang olahraga, beliau menginginkan saya seperti kakak dan adik saya. Mereka selalu mendapatkan kejuaraan olahraga. Tapi saya harus menunjukkan ini lho jalan saya. Menulis. Ya menjadi sorang penulis. Saya menulis beberapa novel. Buku anak-anak, remaja, dewasa saya tulis. Novel anak-anak: Sepatu Idaman, Sepeda Ontel Kinanti, Kiki Mencari Keluarga Baru dan lain-lain. Novel dewasa: Dandelion, Gokil Pad, Zee SDY, Dimas dan Kakak. 70 buku sudah cukup untuk membuktikan ini yang akan saya tunjukan. Sekitar tahun 2006 mulai fokus menulis sampai sekarang saya hanya nulis ceritanya karena saya tidak suka berskenario. Saya sekarang bekerja sebagai karyawan sastra. Siang kerja di kantoran, kalau malam kerja sinematografi, karena sinematografi sangat bersinggungan dengan hobi saya yaitu menulis. Salah satu film yang di angkat dari salah satu novel saya di putar, yang berlokasi di ci Patujah. Shooting selama 40 hari dari bulan januari-februari 2014 di angkat dari 13 episode. Settingnya di Tasik. Karena saya cinta Tasik, berbaur Tasik, novel Tasik, film pun di Tasik”.Ujar Iwok Afgary seorang penulis yang lahir di Jawa Timur dan sekarang menetap di Tasikmalaya.

Setelah itu kami pun melanjutkan perbincangan kami bersama kang Iwok di Gedung Putih.

Ngobrol santai bersama Kang Iwok
Ngobrol santai bersama Kang Iwok

Waktu menunjukkan pukul 18.00 WIB, kami pun segera istirahat ISOMA (istirahat shalat makan). Sekitar pukul 19.00 acara FFT#3 dilanjutkan. Gelaran Festival Film Tasikmalaya menyuguhkan beberapa kreasi seni. Yaitu tari merak, tari topeng, dan beberapa grup band yang sangat memukau. Dan penyanyi cilik Indra Semesta dengan suara emasnya yang membuat orang-orang yang menyaksikan berdecak kagum.

Festival Film Tasikmalaya yang diselenggarakan oleh KOFITA (komunitas Film Tasikmalaya) memang luar biasa. Erbe Gingsul atau sebut saja Rian Bungsu selaku ketua panitia FFT#3 sangat terharu dengan kesuksesan FFT#3.

Fot Bersama TIM FFT #3
Fot Bersama TIM FFT #3

“Festival Film Tasikmalaya asli hasil gotongroyong masyarakat. Tidak menggunakan APBD, APBN, tapi dengan APBR (Anggaran Patungan Barudak Ripuh). Dukungan dari KOFAT dan Davinci Art School. Festival Film Tasikmalaya kali ini mengambil tema “RANCAGE”. Kenapa RANCAGE?  Sebelumnya FFT#1 Ramatloka, FFT#2 Milik Siapa?, dan sekarang FFT#3 Rancage. Rancage yang berasal dari bahasa sunda artinya cerdas, kreatif atau cakap dalam membaca dan peka terhadap konflik nilai-ideal dan nilai realitas. Sehingga anak muda bisa melahirkan pemikiran kreatif, menghasilkan karya berdaya kritis, dan mampu membangkitkan semangat serta memberi manfaat kepada lingkungan sekitarnya. Mengapa Rancage? Karena kita memiliki RANCAGE, RANCAGE milik kita”. Ujar Erbe Gingsul.

Acara di akhiri dengan memberikan penghargaaan kepada para pemenang Festival Film Tasikmalaya #3 Rancage.

Penghargaan Komunitas Terbaik:

-Komunitas Ngejah Garut, dan Baju Kopral Ciamis.

-DOP Terbaik –Ardil Diatas Peluru-“Sixs Step Film”

-Cerita Terbaik-Hallo Agen Samar-samar.”Lokal Film”

-Sutradara Terbaik-Alan Kelana,”The Doll” Tasikmalaya.

-Film Dokumenter Terbaik 2 “CFD”-Galery Pictures, Tasikmalaya

-Film Dokumenter Favorite-“Aleh Sumarno”-Sabalad, Pangandaran.

-Film Dokumenter Terbaik 1 “Selembar Kasih”-SMKN 2 Tasikmalaya.

-Aktris Terbaik-Ela Pinky-“The Doll”

-Aktor Terbaik-Jean Marais “JUMRAH” Belok kanan

-Film Terbaik PRIATIM, “ROSE” One Pixel Picture

-Film Terbaik Nasional “JUMRAH” Belok Kanan

Oleh : Rini Yunia

(Anggota JPeGS Komunitas Ngejah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s