Mantapnya OPAK!

Posted on Updated on

Novi Mengikuti OPAK UIN
Novi Menjadi Peserta OPAK UIN Bandung

“PEMBELA BANGSA PENEGAK AGAMA”, adalah jargon OPAK 2015 di Universitas Islam Negri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. OPAK adalah singkatan dari Orientasi Pengenalan Akademik, yaitu istilah yang digunakan untuk menamai Orientasi Studi Dan Pengenalan Kampus atau yang lebih popular dengan OSPEK.  OPAK sebagai kuliah ta’aruf akan menjadi gerbang bersejarah bagi setiap siswa dalam memasuki gerbang perguruan tinggi hingga beralih status menjadi Mahasiswa.  ujar ketua panitia opak 2015 dalam sambutannya kamis (27/08). OPAK UIN SGD Bandung berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 27 agustus sampai dengan 29 agustus dengan tema “Internalisasi Nilai-nilai Keislaman dan Keindonesiaan, Upaya Mewujudkan Intelektual Muda yang Bejiwa Agamis dan Nasionalis”

Sidang Senat Terbuka UIN SGD BandungDiawali dengan Rapat Senat terbuka yang diresmikan oleh Prof. Dr. H Mahmud M.Si selaku rektor UIN SGD Bandung di aula multi pulpose yang dihadiri 6009 peserta OPAK yang berhasil lolos mengalahkan 78.570 orang yang mendaftar melalui empat jalur seleksi. Selain itu, kami juga kedatangan tamu istimewa dari MPR RI yang diwakili oleh wakil ketua MPR RI Oesman Septa. Menurut pria yang akrab disapa oso itu, intelektual islam kedepannya akan memegang tongkat estafet kepemimpinan dari negara muslim terbesar di Dunia ini. Selain itu oso juga mengatakan bahwa mahasiswa juga harus mampu menjaga tiga ukwah dalam islam, yaitu ukwah islamiyah (persaudaraan sesama muslim), ukwah wadaniyah (persaudaraan sesama bangsa) dan ukwah bashariyah (persaudaraan sesama manusia). Didampingi oleh sekjen MPR RI dia juga melakukan sosialisasi keberadaan empat pilar MPR RI yaitu PANCASILA, UUD 1945, NKRI dan BHINEKA TUNGGAL IKA.

Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta) Menjadi Pemateri OPAK
Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta) Menjadi Pemateri OPAK

Selain itu hari pertama OPAK ini makin menarik dengan kehadiran KH. Jastrowi seorang kiyai, budayawan dan juga seniman asal jawa yang memberikan pengetahuan tentang islam nusantara. Dalam kesempatan ini, turut juga hadir Dedi Mulyadi (Bupati Purwaarta) yang menyampaikan materi tentang pandangan muslim terhadap kebudayaan islam. Kang dedi menuturkan bahwa indonesia jangan berkiblat pada negara lain. Menurut kang dedi saat ini budaya lokal sebagai kekuatan bangsa tidak lagi menjadi kebanggaan malah dikalahkan budaya asing akibat modernisasi yang salah kaprah. Hari kedua tak kalah mantap dari hari pertama dengan pengenalan kefakultasan dan jurusan. Peserta opak 2015 dikenalkan dengan hal-hal yang berkaitan dengan fakultas dan jurusan masing-masing. Selain itu bagian kemahasiswaan juga menyampaikan teknis perkuliahan, mulai dari KRS, proses belajar mengajar, ujian  juga tentang tata tertib administrasi dan lainnya. Peserta OPAK 2015 juga kehadiran tamu istimewa dari mahasiswa UIN SGD  yang berhasil mendapatkan beasiswa ke luar negri. Kang Gugun gumilar adalah mahasiswa fakultas tarbiyah jurusan pendidikan bahasa inggris 2011 yang mendapatkan beasiswa S2 di harvard university amerika serikat. Mahasiswa asal karawang ini memiliki prestasi luar biasa di bidang akademik dan non akademik meskipun terlahir dari keluarga yang kurang mampu. Dalam empat tahun kuliah, Kang Gugun telah berkeliling ke dua puluh negara dan pernah menjadi pembicara di PBB.  Ia juga mampu menghasilkan karya dalam bentuk buku yang berjudul ‘Mimpi Indonesia. Bagi Kang Gugun kunci sukses adalah kerja keras, tidak ada kata untuk sukses tanpa sebuah pengorbanan. Diluar Kang Gugun masih Ada 5 orang lagi mahasiswa UIN Bandung yang sukses engepakkan sayap di kancah internasiona yang menjadi pembicara di hari kedua OPAK.

Irfan Hakim pada Kegiatan OPAK UIN Bandung
Irfan Hakim pada Kegiatan OPAK UIN Bandung

“Tantangan terberat itu ketika kita berdakwah di lingkungan yang bukan area untuk dakwah” ujar presenter multi talent, Irfan Hakim, yang menghadiri hari penutupan opak di UIN SGD Bandung pada sabtu (29/08). Menurut alumni fakultas Dakwah dan komunikasi jurusan komunikasi  dan penyiaran islam atau KPI ini, berdakwah itu bisa dengan cara apapun. Selain itu ia juga berbagi cerita bagaimana seorang irfan hakim mahasiswa uin yang terjun ke dunia entertaiment yang sempat dipandang sebelah mata. Namun ia mampu membuktikan pada semua orang bahwa ia  bisa berkarya sambil berdakwah. Selain itu turut hadir pula alumni fakultas tarbiyah Neng Atya seorang ketua KPID jawa barat. Neng atya juga mengajak kepada seluruh peserta OPAK dan juga kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk bekerja sama memantau penyiaran indonesia. Apabila ada siaran televisi jawa barat yang melanggar norma dan tidak layak tayang maka segera laporkan ke KPID jawa barat melalui e-mail atau datang langsung ke kantor KPID. Dan yang paling menarik adalah ketika seorang peserta OPAK 2015 lari keatas podium ingin membacakan puisi untuk Irfan Hakim. Maba asal Madura ini disambut baik oleh Irfan Hakim. Hal yang membuat iri seluruh peserta Opak 2015 pada persitiwa ini adalah karena Irfan Hakim mendokumentasikan dan menandatangani puisi maba asal Madura tersebut. Selain itu selfie barengpun tak dilewatkannya.

Stand UKM UIN Bandung
Stand UKM UIN Bandung

Pengenalan UKM juga tak kalah menarik. Seluruh organisasi kurikuler dan ko-kurikuler kampus berlomba menarik minat maba peserta Opak 2015 dengan menyuguhkan pertunjukan-pertunjukan andalan mereka. Selain itu, UKM tersebut juga membuat stand promotion di area parkir untuk memancing mahasiswa  baru agar terpikat dengan organisasi dan program yang mereka miliki. Meski di akhir acara sempat kurang kondusif dan sedikit panas, namun acara berakhir sukses dan diakhiri dengan pelantikan peserta OPAK menjadi mahasiswa dengan mengucapkan SUMPAH MAHASISWA. Mantapnya OPAK. Ospek ala UIN SGD bandung, no kekerasan, no penyimpangan.

Penulis:

Novia Susanti Dewi (Mahasiswi UIN Bandung asal Kampung Sukawangi Desa Sukawangi Kec. Singajaya Kab. Garut)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s